Muhammad Taufiq Israr
1220301040
Teknik Elektronika Telekomunikasi, Politeknik Caltex Riau
muhammadtaufiqisrar@gmail.com
1. DASAR TEORI
1.1 Router Mkrotik
Router Mikrotik merupakan router yang memiliki fitur lengkap. Salah satu fitur yang cukup populer dan banyak digunakan dari Router Mikrotik itu sendiri adalah Hotspot. Tahukah anda perbedaan internet sharing biasa dengan Hotspot? Mungkin anda sering menemukan sinyal internet wifi yang di password dengan menggunakan WPA atau WEP. Anda akan bisa internetan jika memasukkan password dengan benar. Jadi siapa saja bisa mengakses wifi itu jika tau password nya karena password nya hanya ada satu. Berbeda dengan metode Hotspot, yang mana kebanyakan wifi hotspot tidak di password dan semua user bisa konek kemudian akan diarahkan ke halaman login di Web Browser. Tiap user bisa login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di wifi Cafe, Sekolah, kampus, maupun area publik lainnya.
Nah, sekarang kita akan membahas Tutorial Mikrotik dengan mencoba membuat dan seting mikrotik sebagai Hotspot. Namun sebelumnya anda perlu tau apa saja kelebihan Hotspot dengan menggunakan Mikrotik. Dengan menggunakan Mikrotik sebagai Hotspot, anda dapat mengkonfigurasi jaringan wireless yang hanya bisa digunakan dengan username dan password tertentu. Anda juga dapat melakukan manajemen terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang dapat di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.
1.2 HotSpot
Apakah anda tau apa itu HotSpot..??
Hotspot adalah area dimana seorang client dapat terhubung dengan jaringan internet secara nirkabel atau menggunakan kabel dari PC, note book atau gadget lainnya.
Hotspot adalah sebuah titik yang memancarkan koneksi jaringan / internet melalui frekuensi tertentu yang apabila ditangkap oleh perangkat penerima pada sebuah komputer akan memungkinkan komputer tersebut terhubungkan ke jaringan / internet. Hotspot biasanya dipancarkan oleh sebuah perangkat Wifi (Wireless Fidelity) yang dapat digunakan secara efektif pada radius tertentu dari perangkat tersebut.
2. TOPOLOGI
3. LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI
1. Karena kita akan membuat mikrotik sebagai HotSpot maka lakukan konfigurasi seperti gambar di bawah ini. Lakukan konfigurasi Address List
Kemudian DHCP Server dan juga DHCP Client sesuai dengan yang pernah dilakukan pada percobaan sebelumnya.
2. Kemudian melakukan settingan pada bagian Hotspot. Atur sebagai server kemudian klik menu Hotspot Setup.
3. Lalu pada bagian Local Address of Network pilih IP wlan1 kemudian centang Masqurade Network, kemudian next
4. Selanjutnya Address Pool of Network anda isikan IP Address range yang akan digunakan untuk Pool IP Address bagi Client
5. Jika anda sudah melakukan pengaturan pada bagian Hotspot Setup maka akan tampak Servernya seperti gambar di bawah ini.
6. Setelah itu saya melakukan setingan pada Profil User yaitu dengan membuat User dengan nama yang sesuai dengan Bandwidth yang telah di atur sebelumnya yaitu user 128kbps, user 256, dan user 512.
7. Kemudian pada User kita tambahkan Hotspot dengan memasukan Profil User yang telah kita buat sebelumnya.
8. pada Hotspot Server anda atur nama, interface, dan address poolnya, kemudian anda masukan IP Address anda.
9. Kemudian atur User tersebut, misalnya saya mengatur User Profil 512 yang memiliki tingkatan nilai bandwidth paling tinggi, atur sesuai dengan gambar di bawah ini :
Kemudian pada User ada buat password agar dapat masuk ke hotspot yang telah kita buat.
10. Kemudian kita akan membuat nama Hotspot, dan penulis membuat nama Hotspot dengan nama Kelompok1.
11. Setelah semua langkah selesai maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini :
Sekian semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar